Seni Budaya Madura
Synopsis
Budaya lokal sering kali dipandang sebagai warisan masa lalu yang statis, padahal di dalamnya terkandung nilai-nilai dinamis yang relevan dengan kehidupan masa kini dan masa depan. Masyarakat Madura, dengan berbagai tradisi seperti Pèlèt Kandung, Toron Tanah, Molang Arèh, Haul Ulama, dan Tellasan Topak, menunjukkan bahwa budaya tidak hanya berfungsi sebagai simbol identitas, tetapi juga sebagai mekanisme sosial yang mampu memperkuat kohesi, membangun karakter, serta menjaga keberlanjutan kehidupan masyarakat. Buku ini berupaya mengintegrasikan kajian antropologi budaya dengan kerangka Sustainable Development Goals (SDGs), sehingga menghasilkan perspektif baru bahwa budaya lokal dapat berperan sebagai modal sosial strategis dalam pembangunan. Melalui pendekatan ini, diharapkan pembaca dapat memahami bahwa pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan tidak hanya bergantung pada aspek ekonomi dan teknologi, tetapi juga pada kekuatan nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.
ISBN: (proses)
Harga: Rp 100.000
iv+69 hlm; 15,5x23 cm