ANALISIS GENDER DAN PENDIDIKAN KELUARGA
Synopsis
Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam pembentukan nilai, sikap, perilaku, serta cara pandang anak terhadap kehidupan. Di dalam keluarga, anak belajar memahami peran dirinya, menghargai orang lain, membangun tanggung jawab, serta mengenal nilai-nilai keadilan. Oleh karena itu, pendidikan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara pengetahuan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, rasa hormat, dan kesadaran terhadap kesetaraan antara laki-laki dan perempuan.
Buku ini disusun untuk membantu pembaca memahami konsep gender secara lebih sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pembahasan dalam buku ini dimulai dari pemahaman dasar mengenai gender, perbedaan gender dan seks, ragam pandangan tentang gender, hingga persoalan patriarki, norma gender, dan stereotipe gender yang masih sering ditemukan dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat. Dengan memahami hal tersebut, pembaca diharapkan mampu melihat bahwa peran laki-laki dan perempuan tidak seharusnya dibatasi oleh anggapan-anggapan yang merugikan salah satu pihak.
Selain membahas konsep gender, buku ini juga menguraikan pendidikan keluarga sebagai ruang pembentukan nilai. Keluarga tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang belajar yang membentuk karakter, kebiasaan, dan pola relasi antaranggota keluarga. Melalui pendidikan keluarga yang adil dan terbuka, setiap anak, baik laki-laki maupun perempuan, dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensi, minat, dan kemampuannya.
Pada bagian berikutnya, buku ini membahas kesetaraan gender dalam kehidupan keluarga, stereotipe gender dalam pendidikan keluarga, tantangan kesetaraan gender, serta bentuk-bentuk ketimpangan gender dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan tersebut penting karena masih banyak keluarga yang secara tidak sadar membedakan peran, kesempatan, dan tanggung jawab anak berdasarkan jenis kelamin. Anak laki-laki sering diarahkan untuk kuat, mandiri, dan berani, sementara anak perempuan sering dibatasi pada peran domestik, kepatuhan, dan kelembutan. Padahal, setiap anak berhak tumbuh sebagai pribadi yang utuh, percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu menentukan masa depannya.
Buku ini juga menyajikan berbagai upaya membangun keluarga berkeadilan gender melalui peran pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, komunitas, sekolah, dan lembaga pendidikan. Tidak hanya itu, buku ini dilengkapi dengan praktik baik, cerita keluarga, saran praktis, serta pembelajaran dari pengalaman lokal dan internasional. Dengan demikian, buku ini tidak hanya memberikan pemahaman, tetapi juga mengajak pembaca untuk menerapkan nilai-nilai kesetaraan gender dalam kehidupan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
ISBN: (proses)
Harga: Rp 100.000
vi+135 hlm; 15,5x23 cm