AI dalam Pembelajaran Disiplin Keilmuan: Sains, Bahasa, Matematika, Teknik, dan Learning Experience

Authors

Yunis Eka Putra, Syefli Ewimia Darza, Anindya Puspa Tanjungsari, Erdyna Dwi Etika, Vera Septi Andrini, Marchanda Putri, Ummiati Rahmah, Mahmud Mustapa, Nur Azizah Eka Budiati, Liem Ciang Santoso, Mustaji, Fajar Arianto, Enny Zarvianti, Vinda Puspitasari. Editor: Dr. Fajar Arianto, M.Pd.

Synopsis

Ketika Artificial Intelligence (AI) dan teknologi cerdas generatif merangsek masuk ke dalam ruang-ruang kelas, dunia akademik tidak lagi sekadar berhadapan dengan pembaruan alat bantu instruksional, melainkan sebuah rekonstruksi radikal atas cara kita mendidik, menilai, dan memaknai esensi kemanusiaan pembelajar. Hadirnya buku ini menjadi jembatan epistemologis yang kokoh untuk memotret bagaimana berbagai disiplin ilmu—mulai dari sains eksakta seperti Kimia dan Fisika Lingkungan, rumpun teknik kelistrikan, ranah formalisme Teori Graf Matematika, hingga bidang kreatif Desain Komunikasi Visual serta pengajaran bahasa asing (Mandarin dan Jepang)—menjinakkan teknologi siber agar tidak mendangkalkan nalar kritis, melainkan bertindak sebagai tuas pengungkit kapabilitas kognitif mahasiswa. Melalui anyaman pemikiran para akademisi, buku ini secara jeli menguliti paradoks adopsi AI di kampus. Di satu sisi, bab-bab di dalam buku ini membentangkan data optimistis mengenai bagaimana visualisasi digital (seperti yEd Graph Editor atau simulasi laboratorium virtual) dan kecerdasan buatan mampu menghancurkan dinding abstraksi teori-teori rumit, melesatkan efisiensi belajar, serta mendongkrak motivasi intrinsik pembelajar secara drastis. Namun, di sisi lain, para penulis secara berani menegakkan alarm kewaspadaan pedagogis: gempuran kemudahan instan dari algoritma global berisiko memicu ketergantungan digital yang melumpuhkan, memicu plagiarisme kultural, serta membawa ancaman neo-kolonialisasi epistemologis yang mencerabut generasi muda dari akar identitas kebangsaan. Oleh karena itu, benang merah yang mengikat seluruh bagian buku ini adalah sebuah seruan radikal untuk melakukan rekonstruksi total pada sistem evaluasi hasil belajar menuju penilaian autentik berbasis kinerja langsung. Buku ini menegaskan bahwa marwah ruang kelas di era cerdas generatif harus dikembalikan pada aktivitas riil kemanusiaan yang melibatkan kedalaman rasa, ketajaman metakognisi, dan orisinalitas gagasan lisan yang steril dari manipulasi mesin komputasi. Pendidikan masa depan tidak boleh lagi memuja produk akhir berupa angka statis di atas kertas ujian, melainkan harus menghargai proses pergulatan batin pembelajar untuk menundukkan teknologi di bawah kedaulatan berpikir manusia yang otonom, kontekstual, dan berintegritas moral luhur Pancasila.

ISBN: (proses)

Harga: Rp 100.000

vii+113 hlm; 15,5x23 cm

Downloads

Published

June 30, 2026