Paradigma Baru Pembelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar
Synopsis
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membantu anak memahami dirinya sebagai bagian dari keluarga, sekolah, masyarakat, dan bangsa Indonesia. Peran tersebut perlu diwujudkan melalui pengalaman belajar yang memberi kesempatan kepada anak untuk bertanya, menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, dan bertanggung jawab atas tindakannya. Nilai-nilai Pancasila akan lebih bermakna ketika anak dapat menghubungkannya dengan persoalan yang dijumpai dan pilihan yang diambil dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan keberagaman karakteristik peserta didik mendorong perlunya pembaruan pembelajaran. Guru menghadapi tantangan untuk menghadirkan pembelajaran yang tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan sekaligus terbuka terhadap cara belajar yang lebih partisipatif dan kontekstual. Dalam kerangka inilah paradigma baru pembelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan dibahas melalui buku ini, dengan menempatkan peserta didik sebagai subjek yang aktif membangun pemahaman, mengembangkan pertimbangan moral, dan belajar berpartisipasi dalam kehidupan bersama. Pembahasan buku disusun dalam tujuh bab yang saling berkaitan. Bagian awal menguraikan hakikat pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan beserta landasan filosofis, yuridis, psikologis, sosiologis, dan pedagogisnya. Pembahasan kemudian berlanjut pada perubahan paradigma pembelajaran, pilihan model dan strategi, serta pemanfaatan media dan teknologi. Bagian berikutnya membahas penilaian yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan, termasuk pendekatan penilaian autentik. Pada bagian akhir, pembaca diajak menelaah inovasi pembelajaran melalui proyek sosial, literasi kewarganegaraan, penguatan pendidikan demokrasi, serta arah pengembangan pembelajaran pada masa mendatang.
ISBN: (proses)
Harga: Rp 100.000
vii+143 hlm; 15,5x23 cm